Target deteksi
Deteksi residu pestisida
Perkenalan
Pengujian residu pestisida melibatkan analisis kualitatif dan kuantitatif pestisida dan metabolitnya yang mungkin tersisa dalam produk pertanian, makanan, dan lingkungan. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan pangan, melindungi kesehatan masyarakat, dan mendorong pembangunan pertanian berkelanjutan. Dengan meluasnya penggunaan pestisida kimia dalam produksi pertanian, masalah residu pestisida dalam tanaman, tanah, dan sumber air menjadi semakin menonjol. Residu ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui rantai makanan, berpotensi menyebabkan keracunan akut, penyakit kronis, dan bahkan risiko kanker. Teknik pengujian residu pestisida terutama menggunakan kromatografi gas dan harus mencakup berbagai jenis pestisida, termasuk organofosfat, organoklorin, dan piretroid. Melalui pemantauan sistematis dan penilaian risiko, pengujian residu pestisida memberikan bukti ilmiah penting untuk regulasi kualitas dan keamanan produk pertanian, kepatuhan perdagangan internasional, dan perlindungan lingkungan.
Ringkasan
Larutan ini sesuai dengan Metode Resmi AOAC 2007.01 Residu Pestisida dalam Makanan dengan Ekstraksi Asetonitril dan Partisi dengan Kromatografi Gas/Spektrometri Massa Magnesium Sulfat dan Kromatografi Cair/Spektrometri Massa Tandem. Metode Resmi AOAC 2007.01 adalah metode standar untuk penentuan beberapa residu pestisida dalam makanan, berdasarkan metode QuEChERS. Metode ini menggunakan ekstraksi asetonitril asam asetat 1%, pengendapan garam buffer asetat, dan pembersihan ekstraksi fase padat dispersif PSA/MgSO₄ (dSPE), dikombinasikan dengan GC/MS dan LC/MS/MS untuk analisis kualitatif dan kuantitatif. Metode ini cocok untuk buah dan sayuran dengan kandungan air tinggi.
Aparat
Kromatograf Gas HKL-2007 untuk Residu Pestisida

Konfigurasi
Serial | Nama | Spesifikasi | Nomor |
1 | Kromatograf Gas | Unit utama + FID + saluran masuk kapiler + saluran masuk kolom isian + stasiun kerja khusus | 1 set |
2 | Detektor Penangkapan Elektron (ECD) + Papan Penguat | Analisis: Pestisida organoklorin | 1 set |
3 | Detektor Fotometrik Nyala Api (FPD) + Papan Penguat | Analisis: Pestisida organofosfor | 1 set |
4 | Kolom GC Pestisida Organoklorin | 30 m × 0,32 m × 0,5 m (termasuk standar pengujian) | 1 set |
5 | Kolom GC Pestisida Organofosfor | 30 m × 0,32 m × 0,5 m (termasuk standar pengujian) | 1 botol |
6 | Generator Udara | 1) Kemurnian udara: Bebas minyak, disaring tiga kali 2) Laju aliran keluaran: 0–3 L/menit 3) Tekanan masukan: 0–0,4MPa (dapat disesuaikan) 4) Daya terukur: 150 W | 1 set |
7 | Generator Hidrogen | 1) Kemurnian hidrogen: 99,999% 2) Laju aliran keluaran: 0–300 ml/menit 3) Tekanan masukan: 0–0,4 MPa 4) Daya terukur: <150 W | 1 set |
8 | Tabung Nitrogen | 1) Kemurnian: 99,999% 2) Tabung + regulator atau generator | Disediakan oleh pengguna |
9 | Komputer + Printer | Disediakan oleh pengguna |

