Target deteksi
Analisis Minuman Keras
Perkenalan
Analisis minuman keras, aspek penting dalam pengendalian mutu dan penelitian rasa pada minuman beralkohol suling, berfokus pada penentuan akurat berbagai komponen volatil dan non-volatil dalam minuman keras. Hal ini memungkinkan penilaian mutu, jaminan keamanan, verifikasi keaslian, dan analisis profil rasa. Analit utama meliputi etanol, alkohol tinggi (minyak fusel, seperti n-propanol, isobutanol, dan isoamil alkohol), ester (seperti etil asetat dan etil laktat), asam organik, aldehida, dan berpotensi sejumlah kecil zat berbahaya (seperti metanol dan plasticizer). Kromatografi gas (GC) adalah instrumen analitik utama yang digunakan. Analisis ini memberikan dasar ilmiah untuk mengoptimalkan proses produksi dan mengatur pasar. Metode klasik seperti AOAC 972.10 mewakili pendekatan yang mapan untuk analisis kuantitatif standar komponen spesifik dalam matriks kompleks tersebut.
Ringkasan
Larutan ini sesuai dengan Metode Resmi AOAC 972.10 Alkohol (Alkohol Tinggi) dan Etil Asetat dalam Minuman Beralkohol Hasil Distilasi: Metode Kromatografi Gas Alternatif. Untuk menentukan secara kuantitatif konsentrasi minyak fusel spesifik (alkohol tinggi) dan etil asetat dalam minuman beralkohol hasil distilasi (wiski, brendi, vodka, gin, rum, dll.) menggunakan kromatografi gas dengan standar internal.
Aparat
Kromatograf Gas HKL-972 untuk Analisis Minuman Beralkohol

Konfigurasi
Serial | Nama | Spesifikasi | Nomor |
1 | Kromatograf Gas | 1) LCD 5,7 inci dengan tampilan, pemeriksaan mandiri saat dinyalakan, diagnosis mandiri jangkauan luas, sistem pintu belakang cerdas dengan kontrol fuzzy, perlindungan mati daya akibat suhu berlebih 2) Konfigurasi: Unit utama + detektor ionisasi nyala hidrogen (FID) tunggal + saluran masuk kapiler tunggal (SPL) | 1 set |
2 | Standar Referensi Minuman Keras | Standar referensi | 2 botol |
3 | Kolom Kapiler untuk Analisis Minuman Keras | 30 m × 0,32 × 0,5μm | 1 buah |
4 | Stasiun kerja | Pengumpulan data: N2000 | 1 unit |
5 | Generator Udara | 1) Kemurnian udara: Bebas minyak, disaring tiga kali 2) Laju aliran keluaran: 0–3 L/menit 3) Tekanan masukan: 0–0,4MPa (dapat disesuaikan) 4) Daya terukur: 150 W | 1 set |
6 | Generator Hidrogen | 1) Kemurnian hidrogen: 99,99% 2) Laju aliran keluaran: 0–300 ml/menit 3) Tekanan masukan: 0–0,4 MPa 4) Daya terukur: <150 W | 1 set |
7 | Tabung Nitrogen + Regulator | Kemurnian: 99,999% | Disediakan oleh pengguna |
8 | Komputer + Printer | Disediakan oleh pengguna |

