Target Deteksi
Penentuan kandungan gugus hidroksil dalam kaca silika
Ringkasan
Larutan ini sesuai dengan metode pengujian GB/T 12442 untuk kandungan gugus hidroksil pada kaca silika. Penentuan kandungan hidroksil dalam kaca kuarsa didasarkan pada penyerapannya pada panjang gelombang 2,73 μm menggunakan spektrometri inframerah. Standar ini menetapkan persiapan sampel, instrumen, prosedur, dan interpretasi hasil untuk menentukan kandungan hidroksil dalam kaca kuarsa. Standar ini berlaku untuk penentuan kandungan hidroksil dalam kaca kuarsa transparan.
Prinsip
Spektroskopi inframerah merupakan metode yang efektif untuk analisis kualitatif zat. Dengan memanfaatkan puncak serapan karakteristik gugus hidroksil dalam kuarsa di wilayah spektrum inframerah (3663 cm⁻¹)-1), hal ini memungkinkan tidak hanya identifikasi kualitatif tetapi juga analisis kuantitatif kandungan hidroksil. Dalam rentang konsentrasi tertentu, variasi nilai absorbansi dapat diterapkan pada rumus empiris untuk menentukan konsentrasi hidroksil.
Kondisi Operasi
Peralatan dan Aksesoris
1)Spektrometer FTIR HKL-12442 untuk Gugus Hidroksil pada Kaca Silika
2) Lampiran Uji Hidroksil: Pemegang Uji Hidroksil
Kondisi Pengujian
1) Resolusi: 4 cm-1
2) Waktu pemindaian: 32
3) Detektor: Detektor Inframerah Piroelektrik
Yang lain
1) Mikrometer: Akurasi hingga 0,01 mm
2) Etanol Absolut: Reagen Analitik (AR)
Persiapan Sampel
Pilih sampel uji dari produk kaca kuarsa yang memenuhi persyaratan kualitas penampilan yang ditentukan dalam standar yang setara. Ukur ketebalan sampel menggunakan mikrometer, kemudian bersihkan sampel secara menyeluruh dengan etanol absolut dan biarkan mengering sebelum pengujian.
Hasil Tes
1. Spektrum Uji
![]() |
Gambar 1 Spektrum Uji Gugus Hidroksil pada Kaca Kuarsa |
2. Data Uji
Tes No. | Tes No. | Kandungan Hidroksil (ppm) | Deviasi Standar Relatif (RSD) |
1 | 1,98 | 9,67 | 2,1% |
2 | 9,73 | ||
3 | 9.44 | ||
4 | 9.29 |
Kesimpulan
Sistem analisis kuantitatif hidroksil pada Spektrometer FTIR HKL-12442 untuk Gugus Hidroksil Kaca Silika memungkinkan penentuan kandungan hidroksil dalam kaca kuarsa secara cepat dan akurat. Hal ini memberikan solusi kontrol kualitas yang efisien untuk produk kaca kuarsa yang digunakan dalam perlengkapan pencahayaan dan industri terkait.


