Target deteksi
Penentuan kandungan VOC dalam tinta cetak
Perkenalan
Pengujian kandungan senyawa organik volatil (VOC) dalam tinta cetak didorong terutama oleh persyaratan yang semakin ketat untuk perlindungan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, serta kepatuhan kualitas produk. VOC adalah zat kimia organik yang mudah menguap pada suhu dan tekanan ruangan, dan tinta cetak (terutama tinta berbasis pelarut) adalah salah satu sumber emisi utamanya. Selama proses pencetakan, penguapan VOC tidak hanya menyebabkan polusi udara dalam ruangan dan membahayakan kesehatan pernapasan operator, tetapi juga bertindak sebagai prekursor kabut asap fotokimia dan partikel halus (PM).2.5), yang menimbulkan ancaman bagi lingkungan atmosfer.
Oleh karena itu, pengujian kandungan VOC pada tinta cetak telah menjadi bagian penting dari pengendalian proses produksi, sertifikasi produk akhir, dan pemenuhan persyaratan akses pasar, dengan tujuan untuk mempromosikan pencetakan ramah lingkungan serta penerapan dan pengembangan tinta berbasis air/VOC rendah.
Ringkasan
Solusi ini sesuai dengan ISO 11890 Cat dan pernis - Penentuan kandungan senyawa organik volatil (VOC) dan/atau senyawa organik semi-volatil (SVOC) - Bagian 2: Metode kromatografi gas. Setelah preparasi sampel, pemisahan dilakukan menggunakan kromatografi gas. Setelah identifikasi senyawa, kuantifikasi dilakukan menggunakan standar internal dan kromatograf gas-detektor ionisasi nyala, berdasarkan luas puncak dan nilai respons relatif spesifik senyawa. Zat yang tidak teridentifikasi dikuantifikasi menggunakan standar pengganti (yang dapat sama dengan standar internal). Kandungan senyawa organik volatil dan/atau senyawa organik semi-volatil dalam sampel kemudian dihitung.
Aparat
Kromatograf Gas HKL-11890 untuk VOC Tinta

Konfigurasi
Serial | Nama | Spesifikasi | Nomor |
1 | Kromatograf Gas | 1) Layar LCD besar 5,7 inci; uji mandiri saat dinyalakan; diagnosis mandiri jangkauan luas; sistem pintu belakang kontrol fuzzy cerdas; perlindungan mati daya karena suhu berlebih; pemrograman suhu 7 tahap. 2) Konfigurasi: Unit utama + detektor nyala hidrogen (FID) + saluran masuk kapiler. | 1 set |
2 | Kolom Residu Pelarut | Kolom JN-VOC, 60*0.32*1.8μm | 1 buah |
3 | Sampel Standar | 1 set | |
4 | Stasiun kerja | Pengumpulan data. | 1 set |
5 | Generator Udara | 1) Kemurnian udara: Bebas minyak, disaring tiga kali 2) Laju aliran keluaran: 0–3 L/menit 3) Tekanan masukan: 0–0,4MPa (dapat disesuaikan) 4) Daya terukur: 150 W | 1 set |
6 | Generator Hidrogen | 1) Kemurnian hidrogen: 99,999% 2) Laju aliran keluaran: 0–300 ml/menit 3) Tekanan masukan: 0–0,4 MPa 4) Daya terukur: <150 W | 1 set |
7 | Tabung Nitrogen | Kemurnian: 99,999%; termasuk tabung + regulator tekanan | Disediakan oleh pengguna |
8 | Komputer + Printer | Disediakan oleh pengguna |

