Target Deteksi
Penentuan Kandungan Metil Ester Asam Lemak dalam Bahan Bakar Distilat Menengah
Ringkasan
Solusi ini sesuai dengan Metode Uji Standar ASTM D7371 untuk Penentuan Kandungan Biodiesel (Metil Ester Asam Lemak) dalam Minyak Bahan Bakar Diesel Menggunakan Spektroskopi Inframerah Tengah (Metode FTIR-ATR-PLS). Metode uji ini mencakup penentuan kandungan biodiesel metil ester asam lemak (FAME) dalam minyak bahan bakar diesel. Metode ini berlaku untuk konsentrasi dari 1,00 hingga 20% volume. Metode ini hanya berlaku untuk FAME. Biodiesel adalah komoditas bahan campuran yang terutama digunakan sebagai komponen campuran bernilai tambah dengan bahan bakar diesel. Metode uji ini berlaku untuk pengendalian mutu dalam produksi dan distribusi bahan bakar diesel dan campuran biodiesel yang mengandung FAME.
Prinsip
Encerkan sampel uji dengan sikloheksana hingga konsentrasi yang sesuai dan catat spektrum serapan inframerah tengah dari sampel yang telah disiapkan. Ukur absorbansi puncak maksimum dari pita serapan ester karakteristik pada sekitar 1745 ± 5 cm.-1Hitung kandungan FAME menggunakan rumus kalibrasi yang diperoleh dari larutan standar dengan konsentrasi FAME yang diketahui.
Kondisi Operasi
Peralatan dan Aksesoris
1)Spektrometer FTIR HKL-7371 untuk FAME dalam Distilat Menengah
2) Aksesori: Sel Cairan Tetap (KBr atau CaF)2material, panjang lintasan 0,5 mm)
Parameter Uji
1) Resolusi: 4 cm-1
2) Waktu pemindaian: 32
3) Detektor: Detektor Inframerah Piroelektrik
Reagen dan Bahan Baku
1) Sikloheksana (kemurnian > 99,5%)
2) Standar FAME bersertifikat untuk kalibrasi
Pengukuran Sampel
1. Persiapan Larutan Kalibrasi
Timbang FAME kalibrasi menggunakan timbangan analitik dan tempatkan ke dalam labu volumetrik yang sesuai. Siapkan serangkaian (tidak kurang dari 5) larutan kalibrasi FAME dengan menambahkan sikloheksana.
2. Pengukuran Spektrum Inframerah
Suntikkan larutan kalibrasi ke dalam sel cairan secara berurutan dari konsentrasi rendah ke tinggi dan ukur spektrum inframerahnya masing-masing. Catat nilai absorbansi pada sekitar 1745 cm⁻¹.-1.

3. Pembentukan Model Kuantitatif
Tetapkan hubungan linier antara nilai absorbansi pada sekitar 1745 cm.-1dan konsentrasi larutan kalibrasi yang sesuai untuk mendapatkan model analisis kuantitatif.
4. Pengukuran Sampel
Ukur spektrum serapan inframerah sampel menggunakan metode yang sama seperti yang dijelaskan pada langkah 2. Catat nilai absorbansi pada posisi puncak karakteristik dan substitusikan ke dalam model kuantitatif untuk menentukan konsentrasi FAME dalam sampel.
Kesimpulan
Untuk sampel metil ester asam lemak (FAME) dalam bahan bakar diesel dengan fraksi volume berkisar antara sekitar 1,7% hingga 22,7%, penggunaan spektroskopi inframerah untuk penentuan kandungan dapat dilakukan, dan data kuantitatif yang diperoleh dapat diandalkan.

